Catatan Perjalanan Arbain: Perbatasan Iran-Irak

(Jumat, 11 Oktober 2019)

Sejak pagi menjelang matahari terbit, kami sampai di perbatasan Salamceh, setelah menempuh perjalanan kerang lebih dari 14 jam dari kota suci Qom.

Sesampainya di perbatasan Iran-Irak itu, setelah turun dari bus yang kami naiki, kedua pasang mata kami sudah disuguhkan lautan manusia.

Meski pagi buta, sejauh pandangan kami, tak terlihat sedikit pun segurat kantuk di wajah mereka, apalagi letih. Mereka tetap bersemangat menembus lautan manusia menuju imigrasi untuk kemudian memasuki ke negara Irak.

Salamceh adalah satu di antara empat perbatasan Iran-Irak sekaligus satu-satunya perbatasan yang khusus diperuntukkan peziarah non-Iran di saat hendak memasuki negara Irak. Tempat ini juga sangat bersejarah, sebab tempat ini menjadi saksi bisu perang Iran-Irak yang bergulir selama delapan tahun itu.

Selain disuguhkan ribuan manusia, maukib-maukib, sebuah tempat yang menyediakan makanan secara gratis dan tempat penginapan untuk para peziarah Imam Husian, juga tak absen dari pandangan kami selama kami berada di perbatasan Salamceh.

Sejauh pengamatan kami, kami banyak menyaksikan orang-orang dari berbagai negara yang hendak menuju ke Irak untuk long march Arbain melalui perbatasan Salamceh. Kami mudah mengenali mereka dari negara tertentu, sebab mereka membawa bendera negara mereka masing-masing.

Di antara beberapa negara itu adalah Azarbeijan, Pakistan, Afganistan, Turki, Rusia termasuk dari Indonesia. Meski berbeda dari sisi kewarganegaraan, para peziarah itu jalan berdampingan. Mereka jalan untuk satu tujuan. Untuk Imam Husain.

Jujur, kami sangat tersentuh saat mendengar petugas imigrasi Iran saat mengimbau para peziarah untuk selalu mengingat jasa para pahlawan ‘devo’e muqaddas’ (Pertahanan Suci) yang syahid selama gejolak perang delapan tahun itu. Sebab, berkat mereka, kami dan ribuan manusia lainnya dengan mudah melewati perbatasan itu dan bisa ziarah arbain Imam Husain dan juga para imam lainnya yang berada di Irak.

Dan dari sini, perjalanan cinta sarat hikmah ini kami mulai. (HPI-Media)

Share :
Events, Headline

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.