Ustadz Ismail Amin: Sayyidah Fatimah az-Zahra dan Pesan Hijab

Tanpa jeda seusai Zaki Fathoni, pembawa acara membacakan susunan acara, ustadz Ismail Amin dipersilahkan maju menuju podium untuk memulai ceramah. Acara yang diadakah oleh Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) Iran di sekretariatan HPI pada Kamis malam (28/02/19) itu dalam rangka memperingati Kelahiran Sayyidah Fatimah az-Zahra as.

Dalam pengantar ceramah, ustadz Ismail mengambil tema Teladan Sayyidah Fatimah dan Hijab.

Menurutnya, sayidah Fatimah merupakan teladan dalam menjaga hijab, bukan hanya dimasa hidupnya bahkan menjelang wafatnya. “Sayyidah Fatimah masih tetap memikirkan bagaimana agar jenazahnya tidak dilihat oleh laki-laki”.

Mengapa hijab begitu penting dalam ajaran Islam? Menurut ustadz Ismail, setidaknya ada tiga hikmah yang bisa diuraikan dari perintah berhijab itu. Pertama, hijab menjaga sakralitas pernikahan, kedua, hijab mampu menenangkan segenap jiwa, dan yang ketiga hijab membuat masyarakat lebih produktif.

Lebih lanjut dikatakannya, Sayyidah Fatimah adalah salah satu kebahagiaan Rasulullah saw, cahaya hati Rasulullah yang mengobati luka atas wafatnya Ibrahim. Surat al-Kautsar menjadi bukti nikmat wujud lahirnya Sayyidah Fathimah az-zahra tersebut.

Dalam kesempatan lain ustadz Ismail menjelaskan bahwa sayidah Fatimah adalah muara bertemunya lautan nubuwah dan imamah. Sebagaimana sayyidah Maryam menjadi wanita mulia pada masanya, Sayyidah Fathimah merupakan wanita mulia di setiap zaman dan tempat.

Usai ceramah, acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi, qasidah dan kidung sanjungan kepada Sayidah Fatimah as berbahasa Jawa yang dibawakan oleh Ali Hadi, Hanafi dan kawan-kawan.

Pembacaan doa ziarah Sayyidah Fatimah yang dibawakan oleh Ahmad Bahasyem mengakhiri acara yang penuh berkah dan rahmah itu. [HPI/Zaki Fathoni]


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.