Cenderamata dan Booklet HPI, Kado Kemerdekaan Indonesia Untuk Bapak Duta Octavino Alimuddin

Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) Iran berkenan memberikan cenderamata dan booklet sebagai kado hadiah Kemerdekaan Indonesia ke-73 kepada Bapak Duta Besar Indonesia untuk Tehran. Cenderamata itu diberikan langsung kepada Bapak Octavino Almuddin sebagai rasa Syukur HPI atas partisipasinya dalam seminar dan diskusi kebangsaan bertajuk “Membumikan Persatuan Untuk Mewujudkan Keadilan Sosial”, pada Jumat, 10/08/18, di Universitas Internasional Imam Khomeini, Qom, Republik Islam Iran.

Sementara booklet HPI berupa catatan kronologi dan foto-foto berbagai kegiatan yang sukses digelar di Qom dalam rangka menyemarakkan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73.

Dalam pidatonya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tehran yang bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 menjelaskan hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Iran yang menurutnya terjalin sangat baik.

Bertempat di Wisma Duta di Jalan 180, Ghaemmagham Farahani, Octavino Alimuddin menjelaskan pentignya jalinan kerjasama berbagai bidang antar kedua negara diantaranya Seni dan Budaya, Olah Raga, Hankam, HAM dan Pendidikan.

Sebelumnya pada 31 Juli sampai 1 Agustus 2018 di Tehran, pemerintah Indonesia dan Iran menyepakati untuk memperkuat kerja sama bidang Hankam, HAM dan Kemanusiaan. Kedua negara menyepakati beberapa isu yang menjadi perhatian bersama pada tingkat bilateral maupun multilateral, antara lain mengenai bantuan kemanusiaan, Hankam, penanganan esktrimisme berbasis kekerasan, perkembangan reformasi Dewan HAM PBB serta isu-isu tematik mengenai upaya pemajuan dan perlindungan hak perempuan dan anak.

Kedua negara juga telah membuka kantor baru Indonesia-Iran Friendship Association.

Bapak Octavino Alimuddin juga mengingatkan pentingnya partisipasi dalam pesta demokrasi. Menurutnya, tidak lama lagi kita akan menghadapi Pemilu sebagai pesta demokrasi. Sebuah peringatan yang cermat dengan himbauan kepada seluruh masyarakat Indonesia di luar negeri, terutama di Iran untuk berpartisipasi dalam pemilu mendatang. Menurut, Octavino Alimuddin, kemerdekaan yang ke-73 ini bukan sekadar kenangan nostalgia, tapi juga peringatan untuk waspada dan sadar diri.

Tentu apa yang disampaikan pak Duta merupakan uraian yang melegakan, sebab berdasarkan UU Pilpres, bukan hanya Anda yang sibuk ngaji kitab-kitab kuning dan gundul, juga kita sebagai pelajar harus mengkaji pentingnya pesta demokrasi beserta segenap trik dan intriknya.

Setiap tahunnya warga Indonesia yang mayoritasnya adalah pelajar dan mahasiswa di Republik Islam Iran merayakan peringatan HUT RI di Wisma Duta. Warga Indonesia, beserta warga lokal Iran memadati ruang pelataran Wisma Duta untuk memperingati peringatan HUT RI Ke-73, pada Jumat, 17/08/18, yang dimulai sekitar pukul 08:15, pagi waktu setempat.

Usai upacara bendera, di saksikan oleh warga Iran dan ratusan warga Indonesia, Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) Iran berkenan memberikan cenderamata dan booklet berupa serangkaian acara kemerdekaan yang sukses digelar di Qom kepada Bapak Octavino Alimudin.

Bapak Oktavino berterimakasih dan sangat senang atas pemberian itu dan memuji kerja keras Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) Iran atas terlaksananya semua kegiatan kemerdekaan Indonesia yang ke-73.

Upacara pengibaran bendera di Wisma Duta itu berjalan aman dan lancar yang juga dihadiri para tamu dari kedutaan besar negara-negara lain.  Dirgahayu Republik Indonesia ke-73. [HPI]

Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.